INFO AGEN TERPERCAYA

Pusat Informasi Agen Judi Online Terpercaya

Berita Peristiwa – Polisi Berhasil Sita 1.161 Ton Beras Dari Mafia Beras

berita-peristiwa-polisi-berhasil-sita-1161-ton-berasBerita Peristiwa – Sebuah penggerebekan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, Kapolri Jend. Tito Karnavian telah berhasil menggegerkan pihak pemerintah Indonesia, hal ini dikarenakan dalam penggerebekannya kali ini, pihak kepolisian berhasil menemukan beras subsidi seberat 1.161 Ton telah diubah menjadi beras premium, sehingga harga jual kepada masyarakat tentunya akan menjadi lebih mahal dibandingkan dengan beras subsidi. Dari jumlah berat beras tersebut pihak kepolisian memperkirakan bahwa hal ini telah menyebabkan kerugian yang tidak tanggung-tanggung, yaitu sebesar ratusan triliun rupiah bagi negara.

“Ini sungguh luar biasa, dan ini bukan perkara main-main. Perkiraan kami ini merugikan negara sampai ratusan triliun.” Ujar Tito Karnavian.

Pabrik sasaran penggerebekan dari pihak kepolisian berlokasi di daerah Bekasi (Jawa Barat), Jalan Rengas di kilometer 60. Dalam penggerebekannya tersebut, pihak kepolisian berhasil menangkap 15 orang, yang dimana saat ini tengah sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian, dan untuk sementara ini masih belum diketahui dalang utama dari ke 15 orang yang ditangkap tersebut.

“15 orang sudah kami tahan, dan akan kita periksa, dari sana nanti baru akan kami ketahui siapa dalang utamanya dan siapa pembantunya. Kasus ini bisa dikenakan UU konsumen, pasal 382 KUHP.” Ujar Tito Karnavian.

Tindakan manipulasi beras bersubsidi ini dilakukan oleh produsen beras dengan label Ayam Jago, yang dimana sesudah selesai dalam melakukan manipulasi terhadap kemasan beras mereka akan menjualnya kedalam pasaran dengan harga premium.

Sebagaimana yang kita ketahui, dan juga dijelaskan oleh Polri Jend. Tito Karniavan bahwa beras bersubsidi dipasaran berharga kisaran Rp. 9.000 /kg, dan ketika disulap menjadi beras premium maka harganya akan menjadi Rp. 20.000 /kg.

“Beras jenis IR64 itu adalaha beras subsidi dari pemerintah, harganya Rp 9.000 /kg. Mereka ubah labelnya, lalu dijual, harganya jadi Rp. 20.000 /kg.” Ujar Tito.

Redaksi berita peristiwa menyakini bahwa hal yang dilakukan oleh pabrik tersebut bukanlah merupakan hal yang pertama kali, dan mungkin kegiatan ini telah lama beroperasi dan sudah banyak masyarakat yang telah tertipu, jadi untuk kerugian bisa mencapai ratusan triliun seperti yang dikatakan oleh Polri Jend. Tito Karnavian merupakan hal yang logi dan wajar saja.

INFO AGEN TERPERCAYA © 2017 Frontier Theme